Satanisme Atau Pemuja Setan, Sejarah Agama San Fransisco Yang Tidak Boleh Dilupakan

Satanisme Atau Pemuja Setan, Sejarah Agama San Fransisco Yang Tidak Boleh Dilupakan

Satanisme berarti penyembahan terhadap setan, atau menjadikan setan sebagai Tuhan. Ajaran ini menolak Tuhan, semua agama serta nilai keagamaan. Kaum satanis sendiri sudah ada sejak lama, bahkan kegiatan-kegiatannya bisa anda lihat dalam setiap peradaban, mulai dari Yunani kuno, Mesir kuno hingga abad pertengahan. Hingga saat ini satanisme masih ada, termasuk di San Fransisco. Penganut ajaran ini juga mendirikan tempat ibadah, anda pun bisa melihatnya di San Fransisco. Lalu bagaimana sih sejarah agama San Fransisco khususnya Satanisme?

Pemuja Setan Dan Sejarah Agama San Fransisco

sejarah agama san fransisco

Secara resmi San Fransisco memiliki nama City and County of San Fransisco, merupakan kota paling padat keempat yang ada di California dan ke dua belas se-Amerika Serikat. Sebagai satu-satunya city and county yang ada di California, San Fransisco memiliki wilayah dengan luas 121 kilometer persegi dengan kepadatan penduduk kurang lebih sebesar 6.688 jiwa per kilometer persegi.

Sebagai salah satu kota terpadat di Amerika Serikat, San Fransisco memiliki beberapa sekte pemuja setan yang aktif merekrut anggota baru. Sekte ini dipimpin oleh Anton Szandor LaVey yang kemudian mendirikan Gereja Setan atau Black Church yang berpusat di Central Gruto. Sekte ini memiliki anggota yang cukup banyak, bahkan di awal pembentukannya sekte ini sudah memiliki anggota atau pengikut sebesar 10.000 – 20.000 orang. Kalau sekarang diperkirakan anggotanya sudah mencapai jutaan orang yang tersebar di seluruh dunia.

Seperti apa sejarah agama San Fransisco satanisme? LaVey, sebagai pendirinya melihat kemunafikan manusia yang selalu berbuat dosa namun rajin beribadah dan juga menggunakan agama hanya sebagai simbol tanpa melakukan ajaran Tuhan. Lalu di tahun 1950-an oa membentuk kelompok yang disebut The Order of Trapezoid atau Triskele Norden yang berubah nama menjadi Badan Pengurus Gereja Setan. Tidak hanya itu saja, tahun 1969 LaVey menulis The Satanic Bible yang akhirnya menjadi kitab para satanisme. Di tahun pertama pembentukan Gereja Setan, Gereja tersebut dan LaVey menjadi pusat perhatian media karena secara terang-terangan mengadakan upacara pernikahan setan antara John Raymen (seorang wartawan radikal) dan Judy Casey. LaVey menyebarkan ajarannya melalui berbagai media, mulai dari musik, film hingga majalah. Kemudian di tahun 1997 ia meninggal dan posisi kepala Gereja Setan digantikan oleh istrinya, Blanche Barton.  Blanche Barton aktif melakukan aktivitas Gereja Setan hingga tahun 2001 ketika ia menyerahkan jabatannya kepada Peter H. Gilmore dan juga Peggy Nadramia. Tidak hanya itu saja, kantor pusat Gereja Setan pindah dari San Fransisco ke New York City.

Tidak hanya masyarakat biasa yang menjadi anggota sekte LaVey, namun juga orang-orang terkenal seperti Kim Bendix Petersen (penyanyi band metal dari Denmark), Kenneth Anger (sutradara), Marliyn Manson (penyanyi, penulis lagu, komposer) dan lain sebagainya. Sehingga tidak mengherankan apabila anggota sekte ini begitu banyak, hingga diprediksi anggotanya saat ini mencapai jutaan orang.

Bohemian Club, Sekte Satanisme Lainnya Di San Fransisco

sejarah agama san fransisco

Selain Gereja Setan, ada komunitas satanisme lainnya di San Fransisco yang bernama Bohemian Club, mereka biasanya berkumpul di Bohemian Grove. Biasanya mereka melakukan ritual yang bernama Cremation of Care Ceremony, yaitu mengorbankan seorang anak dan ritual ini dilakukan rutin setiap tahunnya. Namun sejak adanya laporan ke pihak kepolisian, ritual tersebut dihentikan dan mereka hanya melakukan ritual “biasa”. Akan tetapi banyak yang berasumsi ritual tersebut masih dilakukan namun waktu dan tempatnya dirahasiakan. Bohemian Club dibentuk tahun 1872 oleh 5 orang jurnalis Amerika, mereka melakukan ritual dengan menyembah patung burung hantu raksasa serta mengorbankan manusia di depan altarnya. Untuk menjadi anggota Bohemian Club atau Bohemian Grove anda harus membayar iuran anggota sekitar 3100 USD pada tahun pertama dan 600 USD untuk tahun berikutnya, karena nya kebanyakan anggotanya berasal dari kaum elit.

Seluruh anggota Bohemian Club adalah laki-laki, tidak hanya pebisnis sukses, namun juga artis, musisi, pejabat pemerintahan, eksekutif media dan lainnya. Anggota-anggota Bohemian Club dapat mengundang tamu pada kegiatan mereka. Tamu yang diundang biasanya mengikuti  acara Spring Jinks di bulan Juni atau perkemahan di bulan Juli. Kemudian, apabila sudah 40 tahun menjadi anggota, mereka akan mendapatkan status sebagai Old Guard dan bisa mendapatkan banyak keuntungan. Motto dari Bohemian Club adalah Weaving Spider Come Not Here, motto tersebut menyiratkan bahwa urusan luar serta kesepakatan bisnis harus tetap di luar.

Kira-kira seperti itulah sejarah agama San Fransisco khususnya mengenai pemujaan setan. Sebenarnya satanisme sudah ada sejak lama, hanya saja baru beberapa tahun belakangan ini satanisme diakui sebagai salah satu agama. Seperti misalnya sejak Oktober 2004, Angkatan Laut Britania Raya resmi mengakui pendaftaran anggota Angkatan laut sebagai seorang satanis.